--> Merawat dan mengobati kucing Panleukopenia hingga sembuh | Merawat Kucing Secara Mandiri

Sunday, July 19, 2020

Merawat dan mengobati kucing Panleukopenia hingga sembuh

| Sunday, July 19, 2020
Beberapa waktu yang lalu salah satu kucing kami yang berumur sekitar 8 bulan mengalami diare yang sangat parah disertai dengan demam dan muntah-muntah, badannya hangat dan juga flu,lemas serta tidak mau makan, beberapa kali kucing kami juga menyendiri dikamar mandi dan yang membuat miris adalah kucing tersebut selalu bertariak-teriak didekat bak kamar mandi yang penuh dengan air.

Ini Kimi waktu terkena Panleukopenia / Distemper

Sebenarnya ini bukan pengalaman pertama menghadapi situasi seperti ini karena sebelumnya juga pernah mangalami hal yang sama karena kucing-kucing yang ada dirumah adalah kucing hasil rescue dari pasar dan jalanan sehingga berbagai macam penyakit kucing selalu turut menyertainya.

Pada kasus terdahulu kucing-kucing saya yang mengalami kondisi seperti tersebut diatas menurut dokter hewan yang pernah saya kunjungi adalah terkena distemper atau biasa disebut Feline Panleukopenia yang disebabkan oleh virus Parvo yang berdiam dalam diri dalam sel.

Kimi dewasa yang selamat dari Distemper/Panleukopenia
Penyakit Distemper pada kucing adalah salah satu penyakit yang sangat mematikan setelah Calicivirus, Virus Parvo penyebab distemper ini menyerang saluran pencernaan terutama usus dan merusak selnya, selain Parvovirus penyebab dari Distemper adalah dikarenakan daya tubuh yang menurun serta  dikarenakan kucing belum divaksin, karena pencegahan terjangkitnya distemper yang terbaik salah satunya adalah dengan melakukan vaksinasi terhadap kucing.

Merawat dan mengobati kucing distemper dirumah

Berdasarkan pengalaman serta informasi yang kami dapatkan, akhirnya kucing tersebut kami rawat sendiri dirumah, dan berikut ini adalah hal-hal yang kami lakukan ketika merawat kucing yang terkena distemper.

1. Memisahkan kucing yang terkena distemper dari kucing lainnya.

Hal pertama yang kami lakukan adalah memisahkan kucing yang terkena Distemper diruangan lain dari komunitas kucing lainnya, sama halnya ketika kami merawat lucky kucing yang terkena Calicivirus.karena penularan Distemper hampir sama dengan kucing yang terserang Viruscalici yaitu menularkan melalui kontak dari kucing yang terjangkit.

2. Memberikan makan secara teratur

Memberikan makanan secara teratur terhadap kucing yang terkena Distemper wajib dilakukan dengan cara menyuapi dengan pipet/syringe yang sudah dimodifikasi karena kucing tidak mau makan secara mandiri, kemi memberi wet food yang sudah dihaluskan dan diberi kaldu ayam yang direbus tanpa bumbu apapun, selain itu kami juga memberikan kuning telur.

3. Memberikan Pedialyte

Karena seringnya muntah dan diare menyebabkan kucing yang terkena Distemper mengalami dehidrasi yang mengakibatkan hilangnya cairan tubuh dan elektrolit, maka kami selalu memberikan minum Pedialyte sesering mungkin agar kucing terhindar dari dehidrasi.

Pedialyte pengganti cairan yang hilang akibat muntah dan diare
4. Memberikan Transfer Factor khusus kucing

Transfer factor feline atau Transfer Factor khusus kucing adalah obat kucing yang mengandung imun booster untuk meningkatkan daya tubuh kucing terutama untuk kucing yang sedang sakit, fungsi lainnya adalah mencegah kucing terkena flu. kami memberikan TF ini untuk kitten dengan dosis 1/2 kapsul 2x sehari sedangkan untuk kucing dewasa 1 kapsul 2x sehari.

Transfer factor feline

5. Memberikan Sucralfate

Kami juga memberikan Sucralfate dengan dosis 1 ml 2 kali perhari diberikan kepada kucing sebelum makan, Sucralfate berfungsi untuk melindungi tukak lambung garam empedu, asam, dan enzim pencernaan yang membuat luka lambung semakin parah.

Sucralfate untuk melindungi lambung

6. Memberikan Guanistrep

Guanistrep kami berikan pada kucing Panleukopenia dimaksudkan untuk menghentikan diarenya karena Guanistrep mengandung Kaolin dan Pektin, kami memberikan Guanistrep 1 Mili 2 kali sehari setelah kucing buang air besar, hal ini kami lakukan sekaligus untuk mengetahui sikucing masih diare apa sudah normal buang air besarnya, jika diare masih berlanjut maka diberikan kembali

Guanistrep mengandung Kaolin dan Pektin untuk mengobati diare

7. Memberikan Vitamin Kucing

Selain memberikan suplemen seperti Transfer factor feline, kami juga memberikan vitamin tambahan untuk kucing yang terkena virus Panleukopenia. kami memberikan Nutri plus gel satu hari sekali ( Pemberiannya sebesar biji jagung ).

Suplemen dan Vitamin kucing


8. Memberikan Madu Murni/Madu Asli

Jika tidak ada Transfer factor feline, maka bisa diganti dengan madu murni untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya, alternatif lainnya adalah Imboost kids.


Demikian cara merawat kucing Panleukopenia hingga sembuh, semoga bermanfaat. 

Perhatian : Cara mengobati kucing Panleukopenia/Distemper ini adalah pengalaman pribadi, bukan suatu acuan ataupun pengganti saran dari tenaga medis profesional. karena membawa kucing sakit ke dokter hewan adalah pilihan yang terbaik.

Semua gambar milik maskikin.com kecuali Pedialyte source google

Tags
mengobati kucing, mengobati kucing Panleukopenia, mengobati kucing distemper.

Related Posts

No comments:

Post a Comment