--> July 2020 | Merawat Kucing Secara Mandiri

Thursday, July 30, 2020

Jangan buang kucing karena pandemi virus Corona

Jangan buang kucing karena pandemi virus Corona

Tidak hanya Manusia yang menjadi korban penyebaran virus Corona, Hewan peliharanpun menjadi korban akibat Pandemi ini.

Hampir seluruh dunia dilanda kepanikan akibat pandemi corona, mereka beramai-ramai meninggalkan dan menterlantarkan peliharannya hanya karena khawatir dan takut jika peliharan mereka membawa dan menularkan virus Corona.

Anak kucing cantik di buang
Padahal badan kesehatan dunia WHO sudah menegaskan bahwa tidak terbukti adanya penularan virus korona melalui hewan peliharaan

Hal yang paling disesalkan adalah pembuangan kucing dari sebuah apartemen di china. Dan semakin meluasnya penelantaran hewan pelihaaraan diseluruh dunia akibat phobia berlebihan dari penyebaran pandemi Corona.

STOP !!!

Tolong Jangan sia-siakan mereka
Mereka yang pernah jadi kebanggaan
Mereka yang pernah jadi kesayangan
Mereka adalah bagian dari keluarga

Sebelum pandemi Corona, sudah banyak hewan yang sengaja diterlantarkan dan disakiti oleh oknum tak bertanggung jawab

Kini semenjak merebak pandemi Corona, seakan menjadi pembenaran untuk menyengsarakan mereka hingga semakin banyak hewan terlantar yang terpaksa hidup di jalanan

Mereka perlu makan
Mereka perlu tempat tinggal

Mereka juga berhak untuk hidup dan sejahtera
Jika belum mampu meyayangi setidaknya kasihanilah mereka

Jangan buang kucing karena pandemi virus Corona

Tags
Kucing, pandemi, virus corona


Tuesday, July 21, 2020

Mengobati luka kucing yang bolong sampai sembuh

Mengobati luka kucing yang bolong sampai sembuh



 Pengalaman pribadi dalam merawat kucing luka bolong hingga sembuh, silahkan klik videonya untuk menonton. terima kasih
Waspada Muntah pada kucing - Berbagai macam muntah pada kucing

Waspada Muntah pada kucing - Berbagai macam muntah pada kucing



Berbagai macam muntah pada kucing Sama seperti manusia, kucing juga bisa muntah, penyebab muntah kucing bermacam-macam bisa karena terlalu kenyang,bisa karena sakit dan lain-lain.

 Nah berikut ini adalah berbagai macam muntah kucing :

1. Kucing Muntah Rumput

Kucing makan rumput bisa untuk membantu pencernaannya, memuntahkan kembali makanan yang tidak bisa dicerna, untuk memuntahkan cacing yang ada dalam perut sikucing, Cat lover tidak perlu kuatir jika melihat kucing makan rumput, hal tersebut adalah normal.

 2. Kucing Muntah Bulu

 Muntah bulu atau biasa disebut Hairball adalah normal untuk kucing, apalagi kucing yang berbulu panjang. Muntah bulu pada kucing sangat baik karena bisa mengeluarkan bulu kucing dalam perutnya sehingga tidak menganggu pencernaanya.

 3. Kucing Muntah bening berbusa

 Kucing Muntah putih berbusa biasanya karena keracunan atau memamakan dan meminum zat kimia seperti makan sabun,shampoo dan benda-benda zat kimia disekitarnya, selain itu kucing muntah berbusa juga bisa disebabkan karena gangguan pencernaan seperti asam lambung yang meningkat dan perut kosong. Untuk merawat kucing muntah putih berbusa bisa diberikan cairan Pedialyte.

4. Kucing Muntah Kuning

Jika kucing muntah berwarna kuning menandakan kucing mengalami gangguan perncernaan dan asam lambung yang meningkat,kelainan hati dan juga karena radang usus. Muntah kuning pada kucing sangat berbahaya apalagi disertai dengan diare. Biasanya jika kucing muntah berwarna kuning, sikucing terkena virus Panleukopenia atau Distemper.

 5. Kucing Muntah Cacing

Bisa dipastikan jika kucing muntah cacing maka sikucing sedang menderita cacingan, maka harus segera diberikan obat cacing, jika telat memberikan obat pada kucing yang cacingan maka bisa berbahaya dan akan mengancam jiwa kucing. Demikian tentang info berbagai macam muntah pada kucing, semoga bermanfaat.

 #KucingMuntah #KucingMuntahKuning #KucingMuntahBerbusa

Sunday, July 19, 2020

Kabar Marsya kucing dengan mata menonjol

Kabar Marsya kucing dengan mata menonjol



 Ini adalah Masrya, kitten rescue dengan mata yang menonjol, kini Marsya sudah sembuh dan sehat seperti semula. kucing mata menonjol biasanya karena Klamidia.



Cara mengobati kucing sakit mata menonjol bisa di lihat disini : https://www.youtube.com/watch?v=R6BQgiPq0Bo 



 Tags

 merawat kucing mata menonjol, kucing klamidia, mengobati kucing klamidia
Kisah Bubu dan Tiny kucing Panleukopenia sembuh ( Pengalaman pribadi men...

Kisah Bubu dan Tiny kucing Panleukopenia sembuh ( Pengalaman pribadi men...



Video ini adalah kisah 2 ekor kucing kami yang bernama Bubu dan Tiny, keduanya suspect Panleukopenia atau biasa disebut dengan Distemper. Distemper atau Panleukopenia adalah penyakit kucing yang sangat berbahaya dan sangat mematikan. pencegahan untuk virus Panleu ini adalah dengan melakukan vaksin pada kucing.

Berikut ini pengalaman kami dalam merawat kucing Panleukopenia/distemper.

 1. Memberikan Pedialyte sesering mungkin karena kucing mengalami dehidrasi yang disebabkan kucing terlalu sering muntah dan diare.

 2. Memberikan Guanistrep 0,5 mili/hari, harap diperhatikan jika pup kucing sudah padat harap dihentikan penggunaannya.

 3. Memberikan Sucralfate 0,5 mili 2 kali sehari pagi dan malam hari untuk mengobati sakit pada lambung/pencernaannya.

 4. Memberikan Madu murni/Asli untuk meningkatkan daya tubuhnya, Madu murni sangat baik sebagai pengganti Transfer factor feline, Lysine,Imboost kids maupun suplemen untuk kucing lainnya.

5. Memisahkan dari komunitas kucing lainnya

6. Memberikan makan secara teratur dengan cara di suapi/di spet.

7. Berdoa untuk kesembuhannya.

 Cara mengobati kucing Panleukopenia/Distemper ini hanya bersifat informasi dan bukan acuan pengobatan atau sebagai pengganti saran dari dokter. jika kucing sakit pergi ked dokter hewan adalah tindakan yang paling tepat.
Merawat dan mengobati kucing Panleukopenia hingga sembuh

Merawat dan mengobati kucing Panleukopenia hingga sembuh

Beberapa waktu yang lalu salah satu kucing kami yang berumur sekitar 8 bulan mengalami diare yang sangat parah disertai dengan demam dan muntah-muntah, badannya hangat dan juga flu,lemas serta tidak mau makan, beberapa kali kucing kami juga menyendiri dikamar mandi dan yang membuat miris adalah kucing tersebut selalu bertariak-teriak didekat bak kamar mandi yang penuh dengan air.

Ini Kimi waktu terkena Panleukopenia / Distemper

Sebenarnya ini bukan pengalaman pertama menghadapi situasi seperti ini karena sebelumnya juga pernah mangalami hal yang sama karena kucing-kucing yang ada dirumah adalah kucing hasil rescue dari pasar dan jalanan sehingga berbagai macam penyakit kucing selalu turut menyertainya.

Pada kasus terdahulu kucing-kucing saya yang mengalami kondisi seperti tersebut diatas menurut dokter hewan yang pernah saya kunjungi adalah terkena distemper atau biasa disebut Feline Panleukopenia yang disebabkan oleh virus Parvo yang berdiam dalam diri dalam sel.

Kimi dewasa yang selamat dari Distemper/Panleukopenia
Penyakit Distemper pada kucing adalah salah satu penyakit yang sangat mematikan setelah Calicivirus, Virus Parvo penyebab distemper ini menyerang saluran pencernaan terutama usus dan merusak selnya, selain Parvovirus penyebab dari Distemper adalah dikarenakan daya tubuh yang menurun serta  dikarenakan kucing belum divaksin, karena pencegahan terjangkitnya distemper yang terbaik salah satunya adalah dengan melakukan vaksinasi terhadap kucing.

Merawat dan mengobati kucing distemper dirumah

Berdasarkan pengalaman serta informasi yang kami dapatkan, akhirnya kucing tersebut kami rawat sendiri dirumah, dan berikut ini adalah hal-hal yang kami lakukan ketika merawat kucing yang terkena distemper.

1. Memisahkan kucing yang terkena distemper dari kucing lainnya.

Hal pertama yang kami lakukan adalah memisahkan kucing yang terkena Distemper diruangan lain dari komunitas kucing lainnya, sama halnya ketika kami merawat lucky kucing yang terkena Calicivirus.karena penularan Distemper hampir sama dengan kucing yang terserang Viruscalici yaitu menularkan melalui kontak dari kucing yang terjangkit.

2. Memberikan makan secara teratur

Memberikan makanan secara teratur terhadap kucing yang terkena Distemper wajib dilakukan dengan cara menyuapi dengan pipet/syringe yang sudah dimodifikasi karena kucing tidak mau makan secara mandiri, kemi memberi wet food yang sudah dihaluskan dan diberi kaldu ayam yang direbus tanpa bumbu apapun, selain itu kami juga memberikan kuning telur.

3. Memberikan Pedialyte

Karena seringnya muntah dan diare menyebabkan kucing yang terkena Distemper mengalami dehidrasi yang mengakibatkan hilangnya cairan tubuh dan elektrolit, maka kami selalu memberikan minum Pedialyte sesering mungkin agar kucing terhindar dari dehidrasi.

Pedialyte pengganti cairan yang hilang akibat muntah dan diare
4. Memberikan Transfer Factor khusus kucing

Transfer factor feline atau Transfer Factor khusus kucing adalah obat kucing yang mengandung imun booster untuk meningkatkan daya tubuh kucing terutama untuk kucing yang sedang sakit, fungsi lainnya adalah mencegah kucing terkena flu. kami memberikan TF ini untuk kitten dengan dosis 1/2 kapsul 2x sehari sedangkan untuk kucing dewasa 1 kapsul 2x sehari.

Transfer factor feline

5. Memberikan Sucralfate

Kami juga memberikan Sucralfate dengan dosis 1 ml 2 kali perhari diberikan kepada kucing sebelum makan, Sucralfate berfungsi untuk melindungi tukak lambung garam empedu, asam, dan enzim pencernaan yang membuat luka lambung semakin parah.

Sucralfate untuk melindungi lambung

6. Memberikan Guanistrep

Guanistrep kami berikan pada kucing Panleukopenia dimaksudkan untuk menghentikan diarenya karena Guanistrep mengandung Kaolin dan Pektin, kami memberikan Guanistrep 1 Mili 2 kali sehari setelah kucing buang air besar, hal ini kami lakukan sekaligus untuk mengetahui sikucing masih diare apa sudah normal buang air besarnya, jika diare masih berlanjut maka diberikan kembali

Guanistrep mengandung Kaolin dan Pektin untuk mengobati diare

7. Memberikan Vitamin Kucing

Selain memberikan suplemen seperti Transfer factor feline, kami juga memberikan vitamin tambahan untuk kucing yang terkena virus Panleukopenia. kami memberikan Nutri plus gel satu hari sekali ( Pemberiannya sebesar biji jagung ).

Suplemen dan Vitamin kucing


8. Memberikan Madu Murni/Madu Asli

Jika tidak ada Transfer factor feline, maka bisa diganti dengan madu murni untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya, alternatif lainnya adalah Imboost kids.


Demikian cara merawat kucing Panleukopenia hingga sembuh, semoga bermanfaat. 

Perhatian : Cara mengobati kucing Panleukopenia/Distemper ini adalah pengalaman pribadi, bukan suatu acuan ataupun pengganti saran dari tenaga medis profesional. karena membawa kucing sakit ke dokter hewan adalah pilihan yang terbaik.

Semua gambar milik maskikin.com kecuali Pedialyte source google

Tags
mengobati kucing, mengobati kucing Panleukopenia, mengobati kucing distemper.