Sunday, December 22, 2019

Kisah pilu kucing yang ditinggalkan pemiliknya

| Sunday, December 22, 2019
Cerita sedih ini dimulai ketika seekor kucing betina yang ditinggalkan oleh pemiliknya. Mereka pindah rumah dan tidak membawanya ikut serta ketempat tinggal yang baru atau dibawa ke tempat penampungan kucing, mereka hanya berpikir, "pasti ada seseorang yang akan merawatnya." ternyata dugaan mereka salah.

Tidak disadari oleh pemiliknya bahwa kucing betina peliharaan mereka sedang hamil,akhirnya setelah beberapa waktu kehilangan keluarganya kucing betina tersebut melahirkan, kucing yang penuh derita ini melahirkan tiga ekor kitten, dua diantaranya akhirnya meninggal dunia.

Bruce, saat ini sudah mendapatkan keluarga baru yang selalu menyayanginya
Bruce yang kehilangan satu kakinya, kini sudah besar dan sehat

Namun demikian si induk adalah ibu yang hebat untuk anak kucing yang tersisa, dengan penuh kasih sayang merawat anaknya yang tinggal satu-satunya, hingga pada  suatu hari kucing yang ditelantarkan pemiliknya itu tertabrak mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi, sopir yang mengemudikan kendaraan tersebut tidak berhenti untuk melihat apa yang telah dia tabrak.

Tetangga menyaksikan seluruh cobaan yang dialami oleh kucing betina tersebut dan merasakan kengerian bahwa mantan hewan peliharaan ini harus menanggung beban hidup yang penuh kesedihan akibat kelalaian pemiliknya.

Kisah ini semakin memilukan karena beberapa hari kemudian seorang tetangga sedang menuju ke tempat kerja, dan ketika menyalakan mobilnya dia mendengar suara pelan dari mesin. lalu membuka kap mobilnya, dia mendapati bayi kucing dari induk yang tertabrak, yang sekarang berusia sekitar satu bulan, kitten tersebut tersangkut di sabuk kipas dalam mesin mobil dan terlihat jelas si kecil terluka. Dengan cepat tetangga yang baik hati ini meraih ponselnya kemudian dia memanggil Animal Control dengan sangat panik.

Petugas Pengendalian Hewan ada di tempat yang berbeda ketika menerima telepon tentang hewan yang terluka ini. Lima menit kemudian, petugas itu menyelamatkan anak kucing dari mesin dan dan langsung dibawa ke tempat penampungan. Si kecil menderita hipotermia karena kedinginan dan dehidrasi, anak kucing itu langsung dilarikan ke rumah sakit hewan untuk perawatan darurat.

Dokter hewaan memberikan cairan, menghangatkannya,kemudian melakukan operasi darurat untuk menyelamatkan nyawa sikecil karena terancam patah kaki dan trauma otak. Kemudian dilakukan Pembedahan yang kedua yang mengakibatkan amputasi pada kakinya. Operasi ini berjalan lancar karena sumbangan dari para pecinta hewan yang diprakarsai oleh shelter Miracle yaitu sebuah tempat penampungan yang menyediakan layanan darurat dan perawatan untuk menyelamatkan hewan terlantar.

Dengan usaha keras akhirnya keajaiban terjadi hari itu, dimana anak kucing yang terombang-ambing dijalanan dan tidak punya tempat serta nasib yang mirip dengan induknya terselamatkan. Tempat penampungan itu memberi nama anak kucing tersebut "Bruce" dan segera menempatkannya di panti asuhan untuk kesembuhanya. Setelah beberapa minggu, ia mulai bisa makan sendiri, bergerak tanpa rasa sakit, dan menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan.

Akhirnya ada yang mengadopsi Bruce, Ibu angkatnya jatuh cinta dengan keanehannya dan memutuskan untuk merawatnya, dan berjanji bahwa dia akan selalu merawatnya. Hari ini, Bruce berjalan dengan gaya berjalan yang aneh, tetapi dia sehat dan selalu ceria, keluarga baru Bruce sangat menyayanginya.

Kebanyakan kucing dijalanan mempunyai kondisi yang mirip dengan Bruce dan induknya, kekurangan makanan, disiksa orang, tidak mempunyai tempat yang aman. kondisi tersebut adalah hambatan untuk bertahan hidup di jalan.

Hikmah dari cerita diatas adalah jangan menelantarkan kucing apalagi yang telah kita pelihara dari kecil, jika memang tidak memungkinkan untuk merawatnya bisa dicarikan adopter yang amanah atau dititipkan kepada orang yang kita percayai, ketika kucing dilepas atau dibuang begitu saja, maka si kucing akan menderita sepanjang hidupnya.

Disadur dari Pasadenastarnews

Related Posts

No comments:

Post a Comment