Tuesday, June 5, 2018

6 Cara merawat anak kucing tanpa induk

Idealnya anak kucing harus tetap bersama induknya minimal hingga berumur 2 bulan atau delapan minggu sehingga pertumbuhan dan kesehatannya terjamin dengan mendapatkan cukup ASI dari induknya, akan tetapi dengan berbagai kondisi akhirnya kita harus ikut campur merawat anak kucing yang seharusnya bersama induknya tersebut, hal ini disebabkan karena beberapa faktor seperti induk kucing tidak mau menyusui, induk kucing meninggal, atau bahkan karena kita menyelamatkan anak kucing yang terlantar dijalanan.

Anak kucing tanpa induk sedang disusui dengan menggunakan spuit
Berikut ini beberapa hal yang harus dilakukan cara merawat kucing tanpa induk.

1. Mencari induk angkat kucing.

Carilah induk angkat kucing, bisa bertanya dengan teman-teman atau mencari info diberbagai forum peduli kucing, selain itu bisa mendatangi tempat penampungan kucing di sekitar tempat tinggal kita untuk mencari induk angkat yang bisa menyusui anak kucing karena dengan mendapatkan induk kucing pengganti maka diharapkan bayi kucing yang ditinggal induknya ini bisa mendapatkan susu alami karena ini adalah pilihan terbaik bagi anak kucing.

Yang harus diperhatikan ketika sudah mendapatkan induk angkat kucing :

a) Jika kita sudah menemukan induk angkat kucing, cobalah untuk menyamarkan bau anak kucing yang baru dengan cara diusap bulu anak kandung dari induk kucing pengganti tersebut, kemudian usapkan tangan ke tubuh anak kucing kita. Cara ini bisa memindahkan bau anak kandung induk kucing ke anak kucing kita.

Dengan cara yang kita lakukan diatas,Kemungkinan induk kucing pengganti untuk menolak anak kucing dengan bau tak dikenal jauh lebih besar. Dengan "menyamarkan" bau anak kucing kita, maka peluangnya untuk diterima dan disusui akan lebih besar.

b) Walaupun induk kucing pengganti sudah kita dapatkan, kita harus tetap waspada dan berhati-hati karena terkadang si induk pengganti ini tidak mau menerima dan menyusui anak kucing dari induk lain bahkan ada induk kucing angkat reaksinya membahayakan seperti mencoba membunuh anak kucing lain.

2. Menyiapkan makanan untuk bayi kucing

Jika kita tidak mendapatkan induk pengganti maka kita harus merawat anak kucing yang ditinggalkan induknya ini secara mandiri, berikut ini hal yang harus dilakukan agar si anak kucing ini bisa tetap bertahan.

a) Memberikan makanan

Yang harus diketahui adalah Anak kucing yang baru lahir hanya bisa mencerna susu dari kucing betina, Jika kita Memberikan jenis susu yang salah maka bisa menimbulkan efek kesehatan bagi si anak kucing baik efek jangka pendek maupun jangka panjang seperti diare, dehidrasi,serta kekurangan nutrisi yang mengakibatkan pertumbuhan anak kucing yang tidak maksimal.

Beberapa merk susu kucing yang terdapat dipasaran Indonesia dan cukup bagus diantaranya adalah Royal Canin Babycat Milk, Whiskas Milk for Cats, nutri vet 6 oz, Milk Replacer Plus Pet AG, Growssy cat milk dan masih banyak lagi.

Sebagai alternatif jika tidak mendapatkan susu untuk kucing seperti diatas, anak kucing bisa diberikan air tajin untuk sementara karena air tajin mengandung sedikit karbohidrat untuk menambah energi sekaligus tidak merangsang anak kucing untuk buang air besar, pemberian air tajin pada anak kucing ini bisa menjadi solusi sementara.

b) Jangan memberikan susu sapi untuk manusia kepada kucing karena mengandung laktosa yang bisa mengakibatkan diare dan mengalami kerusakan pada organ dalam secara berlahan,laktosa bisa dicerna oleh tubuh manusia menggunakan enzim Laktase sementara kucing tidak memproduksi enzim tersebut.

3. Mendampingi anak kucing sepanjang hari

Anak kucing yang baru lahir atau anak kucing yang berumur kurang dari dua minggu, harus diperhatikan asupan makanannya siang dan malam hingga usianya cukup untuk beralih ke makanan padat, Semakin dini umur kucing, maka semakin cepat metabolismenya, sehingga dia harus sering diberi makan karena ukuran lambungnya yang kecil. maka kita harus siap 24 jam untuk mendampingi anak kucing tersebut.

4. Jadwal dan panduan pemberian makan anak kucing tanpa induk

Berikut panduan pemberian makan ( susu ) kepada anak kucing tanpa induk dibawah umur satu bulan.

*Anak kucing yang berumur satu hingga tiga hari diberikan susu 2,5 ml setiap dua jam.

*Anak kucing yang berumur empat hingga tujuh hari diberikan susu 5 ml 10 sampai 12 kali dalam satu hari.

*Anak kucing yang berumur enam hingga 10 hari diberikan susu 5 hingga 7,5 ml 10 kali dalam sehari.

*Anak kucing yang berumur 11 hingga 14 hari diberikan susu 10 ml hingga 12,5 ml setiap tiga jam.

*Anak kucing yang berumur 15 hingga 21 hari diberikan susu 10 ml 8 kali dalam sehari.

*Jika anak kucing sudah berumur 21 hari maka diberi susu sebanyak  7,5 hingga 25 ml, tiga hingga empat kali dalam sehari.

*Ketika anak kucing sudah mencapai umur 1 bulan maka bisa dikenalkan dengan makanan padat sedikit demi sedikit dan tetap diberikan susu.

Sedikit tambahan :

*Anak kucing yang berumur antara 6 hingga 10 minggu harus diberi makan enam hingga delapan kali dalam sehari.

*Anak kucing yang berusia 10 minggu hingga 6 atau 7 bulan membutuhkan empat kali makan dalam sehari.

*Anak kucing yang berusia hingga 9 bulan membutuhkan makan tiga kali dalam sehari.

* kucing dewasa diberikan makan dua kali sehari.

Normalnya, berat badan anak kucing naik sekitar 14 gram setiap hari selama dua minggu pertama, harap diperhatikan penurunan dan peningkatan berat badan anak kucing dengan baik selama pemberian susu, dan konsultasikan dengan dokter hewan apabila anak kucing mengalami peningkatan atau penurunan berat badan yang terlalu cepat.

5. Cara agar anak kucing buang air kecil dan besar

Dalam kondisi normal ketika anak kucing bersama dengan induknya maka si induk akan menjilat anus dan alat kelamin anaknya untuk merangsangnya agar si anak kucing bisa buang air kecil dan besar,Induk kucing biasanya akan menampung kotoran anak kucing di pangkuannya,terkadang juga memakan kotoran anaknya agar sarang sarangnya tetap bersih.

Akan tetapi jika kita merawat anak kucing tanpa induknya,maka kita harus membantu anak kucing agar bisa buang air besar dan kecil dengan cara  menstimulasi dibagian anus dan kelamin si kucing dengan menggunakan tisu atau lap katun yang lembut lalu usapkanlah ke bagian anus dengan gerakan seperti ketika induknya sedang menjilat.

6. Malam hari

Ketika malam hari tempatkan kucing dalam tempat yang hangat dan nyaman agar bisa tidur nyenyak salah satu cara agar kucing tetap hangat adalah dengan menggunakan botol berisi air hangat yang dibungkus dengan handuk atau kain yang lembut, kita harus rajin memeriksanya untuk memastikan bahwa botol tersebut masih hangat yaitu sekitar 38 derajat Celcius.Jika terlalu panas anak kucing bisa dehidrasi dan bisa membahayakan nyawanya.

Video cara memberi makan anak kucing tanpa induk 

 

Demikianlah artikel tentang Cara merawat kucing baru lahir tanpa induk, semoga bermanfaat untuk para cat lover terutama yang peduli dengan kucing-kucing yang terlantar.

Tags
Cara merawat anak kucing tanpa induk,cara merawat anak kucing,6 cara merawat anak kucing, 6 cara merawat anak kucing tanpa induk
Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support