Tuesday, April 24, 2018

Hipotermia pada Kucing dan cara mengatasinya

Kucing memiliki lapisan tubuh luar berupa bulu yang tebal yang salah satu fungsinya adalah menjaga suhu tubuh agar tetap hangat pada cuaca dingin. Namun saat cuaca benar-benar dingin, mantel bulunya tidak akan mampu menghangatkan tubuh si Kucing. Yang harus diwaspadai adalah Bulu kucing yang basah saat cuaca dingin, karena bisa menyebabkan kucing menderita kedinginan ( Hipotermia / hypothermia ).

Kucing yang sedang mengalami kedinginan ( Foto Koleksi Pribadi )

Ciri-ciri Kedinginan pada kucing

Kedinginan pada kucing menyebabkan suhu tubuhnya makin turun yang ditandai dengan Tubuh kucing yang mengigil, bersin-bersin, bagian telinga dan telapak kaki kucing yang terasa sangat dingin, aktivitas kucing juga makin lambat ( lebih banyak tidur ), ritme napasnya melemah, denyutan jantung melemah atau akan berhenti sama sekali jika tidak ditangani dengan cepat, kucing dapat kehilangan kesadaran hingga mengarah pada kematian

Penyebab kedinginan pada kucing

Beberapa penyebab Hipotermia pada kucing adalah kucing berada di lingkungan bercuaca dingin yang ekstrem dalam jangka waktu lama, Kehujanan, Bulu kucing yang terlalu lama basah saat mandi atau terendam air namun tidak segera dikeringkan, Efek obat bius yang terlalu lama hingga kucing tidak segera siuman. Kitten yang baru lahir belum mampu mengatur temperature tubuhnya sendiri juga sangat beresiko Hipotermia apabila Induknya tidak segera merawat dan menghangatkan tubuh anaknya. Terkejut ( syok ), keracunan dan kurang gizi ( Malnutrisi ) pada kucing juga dapat menyebabkan Hipotermia

Pertolongan dan perawatan pada kucing kedinginan

Segera pindahkan kucing yang mengalami kedinginan ke tempat yang kering dan lebih hangat. Jika tubuh dan bulunya basah, segera keringkan dengan kain atau handuk, Selimuti tubuh kucing dengan selimut tebal lalu gosok-gosok perlahan tubuhnya. Jika diperlukan, gunakan botol kaca berisi air panas yang dilapisi handuk untuk memberikan efek hangat pada selimut kucing, letakkan pada wilayah perut dan lipatan tangan kucing.

Jangan menggunakan alat pemanas ruangan atau hairdryer karena dapat menyebabkan kulit terbakar dan trauma pada kucing. Berikan asupan nutrisi pada si kucing menggunakan alat bantu seperti pipet atau suntikan tanpa jarum, Beri lampu penghangat pada tempat kucing tidur dan jika Matahari terik, kucing bisa dijemur di bawah sinar mahatari.

Namun jika setelah pertolongan pertama kondisi kucing tidak juga membaik, segera bawa ke dokter hewan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Agar kucing tidak terkena Hipotermia, pastikan kucing berada dalam lingkungan rumah saat cuaca dingin, namun jika memang harus berada di luar rumah pastikan si kucing berada di lingkungan yang kering, tidak terkena angin atau hujan secara langsung.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support