Wednesday, June 14, 2017

Cara mengatasi anak kucing yang tiba-tiba malas makan

Anak kucing piatu di bawah usia 2 bulan sangat rentan terserang penyakit. Hal ini disebabkan karena daya tahan tubuhnya sangat lemah, selain karena tidak mendapat ASI dari induknya, anak kucing piatu biasanya terlalu dini mengkonsumsi makanan yang seharusnya belum bisa dicerna oleh mereka.

Resiko penyakit seperti Diare, Flu, Jamur dan penyakit lainnya sangat mungkin menyerang anak kucing tersebut. Berdasarkan pengalaman yang lalu saat mencoba menyelamatkan anak kucing piatu usia dibawah 2 bulan telah membuat kami lebih waspada terhadap serangan penyakit yang mungkin membuat anak kucing tersebut meninggal.

Anak kucing sedang malas makan
Kuncinya cukup makan dan minum. Berikan makanan sesering mungkin dalam porsi kecil untuk anak kucing piatu usia di bawah 2 bulan, karena mereka selalu lapar dan haus. Makanan kering ( Dry Food ) ataupun makanan Basah ( Wet Food ) yang diberikan sebisa mungkin dilumat menjadi lebih halus agar mudah dicerna. Minuman yang diberikan juga harus dijaga kebersihannya, usahakan yang sudah dimasak atau menggunakan air mineral.

Pantau terus frekuensi makan dan minum anak kucing. Jika terlihat malas makan dan minum, hanya berjemur, lebih sering tidur atau murung tidak banyak bergerak, kita harus waspada. Karena itu mungkin mengindikasikan anak kucing tersebut terserang penyakit.

Berikut beberapa tips mandiri jika tiba-tiba anak kucing malas makan,

1. Periksa secara detail tiap bagian tubuh anak kucing, apakah ada yang terluka, memar atau bengkak. Memar dan luka pada tubuh anak kucing dapat menyebabkan mereka malas untuk makan dan bergerak, hanya tidur atau menjilati bagian yang luka. Jika ada luka pada tubuhnya, oleskan VCO jika bagian yang luka bisa terjangkau jilatan, oleskan obat luka ( Betanine ) jika lukanya tidak terjangkau oleh jilatan.

Periksa secara detail sekujur badan anak kucing
2. Cek Telinga anak kucing, ear mites dan jamur sangat mudah menyerang anak kucing usia di bawah dua bulan. Garukan dan gelengan kepala anak kucing yang berlebihan bisa mengindikasi adanya EarMites atau jamur disekitar kepala, hal tersebut kadang membuat anak kucing menjadi malas untuk makan. Segera bersihkan daun telinga kucing menggunakan kapas yang diberi sedikit alkohol atau VCO dan hati-hati membersihkan dalam telinganya dengan cottonbud. Oleskan tipis pada bagian yang terkena jamur jika ditemukan lingkaran jamur dan ketombe pada kepala anak kucing.


3. Perhatikan sekitar mulut dan rongga dalam mulut anak kucing. Sering kali sariawan pada anak kucing menyebabkan hilangnya nafsu makan. Indikasinya dapat berupa Anak kucing terlihat ingin menyantap makanan namun tidak bisa, hanya diendus tanpa dimakan. Atau mengeong lapar namun tiap diberi makan selalu tidak disentuh. Yang kami lalukan adalah melarutkan 1 tetes obat sariawan ( Albothyl ) dengan 1 tetes air, gunakan cotton bud untuk dioleskan pada bagian mulut anak kucing yang sariawan. Lalukan setiap 4-5 jam sekali.

Periksa sekitar mulut anak kucing
4. Perubahan suhu lingkungan yang ekstrem dapat pula menyebabkan anak kucing kehilangan nafsu makan. Usahakan anak kucing berada dalam ruangan yang tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Jangan biarkan anak kucing usia dibawah 2 bulan tidur di lantai tanpa beralaskan kain.

5. Merubah Variasi makanan yang mendadak juga dapat menyebabkan anak kucing dibawah 2 bulan menjadi malas makan. Jika dirasa perlu, berikan Norit ( arang aktif ) untuk mencegah hal-hal negatif dari variasi makanan baru yang dikonsumsi karena mungkin berpengaruh buruk pada pencernaan anak kucing. Kami memberikan setengah butir Norit untuk anak kucing dengan berat badan kurang lebih 500gram.

6. Jika bukan karena makanan, tidak ada luka, telinga bersih dan tidak sariawan, ada kemungkinan anak kucing memang sedang malas. Ingin dimanja dan ingin ditemani bermain juga kadang kala membuat anak kucing usia dibawah 2 bulan menjadi malas makan. Luangkan waktu sebentar untuk sekedar mengelus tubuh, kepala atau bermain dengan mereka. Kasih sayang dan perhatian yang tulus dapat memberikan semangat bagi anak kucing untuk tetap tumbuh sehat. 

Ajak anak kucing bermain dengan kasih sayang
7. Namun jika Anak kucing tetap tidak mau makan, gunakan pipet atau spuit tanpa jarum ( syringe ) untuk membantu memasukan makanan dan minuman pada si anak kucing. Kuning telur atau Bubur bayi beras merah yang telah dilarutkan dengan air hangat atau kaldu bisa menjadi pertolongan pertama bagi anak kucing yang tidak mau makan. Jangan biarkan mereka terlalu lama tidak mendapat asupan makanan dan minuman, karena dehidrasi dan kelaparan pada anak kucing usia dibawah 2 bulan dapat menyebabkan kematian. Jangan lupa untuk selalu berdoa, agar mereka cepat sembuh dan lincah kembali. Jika keuangan memungkinkan bawa ke dokter hewan atau vets untuk berkonsultasi dengan ahlinya.

Gunakan Pipet atau spuit untuk membantu asupan makanan
Demikian beberapa tips dari kami, tentang cara mengatasi dengan mandiri anak kucing yang tiba-tiba malas makan, Semoga bermanfaat.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support